Usia Ideal Pria Menjadi Ayah, Sperma Tersehat dan ‘Tokcer’

Jakarta, sonaysurucukursu

Jam biologis untuk hamil dan memiliki anak biasanya dikatakan hanya berlaku untuk wanita. Semakin tua seorang wanita, semakin kecil kemungkinan dia untuk memiliki anak. Tapi bagaimana dengan pria?

Benarkah pria tidak memiliki batas jam biologis? kesuburan?

Perlu disadari, jumlah dan kualitas sperma menurun seiring bertambahnya usia pria.

Masih mungkin bagi seorang pria untuk menjadi seorang ayah ketika dia berusia 50-an dan lebih tua. Menurut Guinness World Records, pria tertua yang menjadi ayah seorang anak berusia 92 tahun pada saat lahir. Namun, para peneliti telah menemukan bahwa usia pria dapat mempengaruhi peluang pasangan untuk hamil. Pria di atas 40 tahun memiliki peluang sukses yang lebih rendah.

Dari sudut pandang biologis, para ahli merekomendasikan seorang pria paling cocok untuk menjadi ayah dari usia akhir 20-an hingga awal 30-an.

Mengutip Times of India, meski pria akan terus memproduksi sperma sepanjang hidupnya, bukan berarti pria tidak memiliki batas jam biologis seperti wanita. Seiring bertambahnya usia seorang pria, spermanya mengalami mutasi genetik yang meningkatkan kemungkinan DNA spermanya rusak.

Hal ini dapat mempengaruhi kesuburannya dan juga menciptakan dampak potensial pada kesehatan anak-anaknya di masa depan.

Penelitian telah menunjukkan bahwa ayah dari ‘usia ayah yang lanjut’ mungkin lebih mungkin untuk memiliki anak dengan gangguan perkembangan saraf. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2010 mengamati bahwa keturunan pria di atas usia 40 tahun memiliki risiko lima kali lipat terkena Autism Spectrum Disorder dibandingkan dengan populasi umum.




Foto: sarahbernier3140/Pixabay
Ilustrasi Ayah dan Anak

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Epidemiology & Community Health menemukan bahwa menjadi ayah sebelum usia 25 tahun dapat memiliki konsekuensi kesehatan yang serius dan bahkan dapat menyebabkan kematian dini di usia paruh baya.

Studi ini menemukan bahwa pria yang menjadi ayah lebih awal dalam kehidupan lebih cenderung memiliki kesehatan yang buruk dan meninggal lebih muda daripada mereka yang menunda menjadi ayah sampai mereka berusia 30 hingga 44 tahun.

Usia paling subur bagi pria dan sperma yang sehat

Usia di mana seorang pria paling subur adalah sonaysurucukursu 22 dan 25 tahun. Disarankan untuk memiliki anak sebelum usia 35 tahun. Setelah usia ini, kesuburan pria mulai menurun. Setelah usia 35 tahun, sperma dapat menyebabkan kehamilan di mana mutasi dapat terjadi.

Selanjutnya, jika usia pria di atas 45 tahun, kemungkinan keguguran jauh lebih tinggi, terlepas dari usia wanita hamil.

Hal ini karena usia mempengaruhi kesehatan sperma pria.




Spanduk gif Allo BankFoto: Dok. Halo Bank

(chs)

[Gambas:Video CNN]



Baca Juga :  FOTO: Aksi Manis Cat Fashion Show Peringati HUT RI