Tabir surya harus digunakan setiap 2-3 jam, apa alasannya?

Jakarta, sonaysurucukursu

Selama kulit terkena sinar matahari berbagai proses yang akan memicu terjadinya masalah. Mulai dari pigmentasi hingga berkembangnya bintik-bintik akibat terbakar.

Sinar ultraviolet A (UVA) dari matahari diketahui mempercepat proses tersebut penuaan. Sedangkan radiasi dari sinar ultraviolet B (UVB) dapat menyebabkan kerusakan pada kulit.

Penggunaan tabir surya yang tepat dapat membantu mencegah masalah ini. Meskipun banyak orang yang menyadari pentingnya tabir surya, namun masih banyak dari mereka yang tidak mengetahui bahwa tabir surya harus digunakan berulang kali.

Umumnya, dokter kulit akan merekomendasikan untuk mengoleskan kembali tabir surya setiap 2-3 jam.

Mengumpulkan NDTVbagi yang berada di dalam ruangan tanpa sinar matahari sama sekali, pada dasarnya cukup mengoleskan tabir surya di pagi hari.

Sedangkan bagi mereka yang menghabiskan lebih banyak waktu di luar ruangan, penting untuk mengoleskan kembali tabir surya setiap beberapa jam. Ini juga berlaku untuk mereka yang berada di ruangan dengan jendela besar.

Menggunakan tabir surya berulang kali dalam sehari sangat penting untuk menjaga kulit tetap terlindungi. Tanpa aplikasi ulang yang tepat, seseorang dapat berisiko mengalami sengatan matahari yang menyakitkan, kerusakan kulit, penuaan dini, dan peningkatan risiko kanker kulit.

Perlu diingat juga, tabir surya juga bisa dihilangkan karena berbagai alasan, salah satunya adalah keringat. Untuk itu, penting bagi Anda untuk mengoleskan kembali tabir surya setiap 2-3 jam sekali.

(del/asr)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  7 Tempat Wisata Gratis di Jakarta Selatan: Hutan Kota GBK-Rooftop PIM