Perselingkuhan Picu Masalah Kepercayaan, Kenali Tanda Kepercayaan Mulai Memudar

Jakarta, sonaysurucukursu

Ketentuan masalah kepercayaan alias masalah kepercayaan tiba-tiba ramai media sosial. Warganet mengaitkannya dengan masalah ini perselingkuhan yang menimpa selebriti Reza Arab dan Adam Levine.

Sebenarnya, apa itu? masalah kepercayaan?

Kepercayaan adalah bagian penting dari hubungan. Seperti dikutip dari Pikiran sangat baik, ketika suatu hubungan dibangun di atas kepercayaan, Anda bisa menjadi diri sendiri, merasa aman, dan fokus pada hal lain yang lebih positif. Anda juga tidak perlu takut untuk menunjukkan sisi yang paling rapuh.

Orang yang mengalami masalah pengkhianatan, seperti perselingkuhan, dapat memiliki masalah kepercayaan. Kondisi ini terjadi ketika Anda merasa tidak aman dalam hubungan yang Anda jalani, baik sekarang maupun di masa depan.

Alhasil, hubungan selalu dibayangi kecurigaan dan skeptis terhadap apa yang dilakukan pasangan tersebut.

Sayangnya, sering masalah kepercayaan hadir tanpa disadari. Banyak orang berpikir mereka baik-baik saja, tetapi sebenarnya tidak.

Jika dibiarkan, masalah kepercayaan dapat menyebabkan masalah yang lebih rumit.

Untuk itu, Anda perlu mengetahui beberapa tandanya masalah kepercayaan. Siapa tahu ternyata kamu juga mengalaminya.

1. Sering berasumsi negatif

Masalah kepercayaan membuat seseorang sering berpikir negatif tentang orang-orang di sekitarnya.

Misalnya, Anda mungkin bertanya-tanya apa yang diharapkan seseorang ketika mereka datang untuk membantu.

2. Memeriksa teleponnya




Ilustrasi. Sering cek hp, salah satu tandanya masalah kepercayaan. (iStockphoto)

Pernahkah Anda merasa curiga dengan siapa dia berkomunikasi? Memeriksa ponsel mungkin menjadi agenda harian yang wajib. Kebiasaan ini bisa terus dilakukan meski sudah menjalin hubungan baru.

Seperti dikutip dari Harian Elit, privasi itu penting dalam setiap hubungan. Anda tidak perlu memeriksa ponselnya terus-menerus.

Jika kecurigaannya tak tertahankan, maka Anda bisa meminta izin untuk mengakses ponsel.

3. Menganggap orang lain sebagai ancaman

Masalah kepercayaan akan memicu munculnya kecenderungan untuk memantau pergerakan pasangan. Anda menganggap orang-orang di luar hubungan Anda sebagai ancaman, padahal sebelumnya tidak.

Misalnya, Anda merasa tidak nyaman saat dia menyukai beberapa foto teman lawan jenis. Atau, saat Anda merasa resah saat bertemu teman-temannya.

4. Sulit untuk memaafkan

Setiap hubungan tidak akan lepas dari konflik. Namun Anda tidak perlu khawatir, setiap konflik dapat diselesaikan ketika salah satu atau kedua belah pihak mengakui kesalahannya dan meminta maaf.

Hanya saja, ini sulit terjadi jika sudah ada masalah kepercayaan. Anda cenderung sulit untuk memaafkan, tidak hanya kepada pasangan Anda, tetapi juga kepada orang-orang di sekitar Anda.

5. Jaga jarak

Dalam banyak kasus, masalah kepercayaan membuat orang membangun ‘dinding’ sonaysurucukursu dirinya dan orang lain.

Di permukaan, hubungan tampaknya berjalan dengan baik, tetapi sebenarnya tidak ada kedekatan atau komunikasi yang tepat. Ketakutan akan pengkhianatan dan kekecewaan membuat orang menarik diri dari hubungan lebih lanjut.

6. Terus-menerus menguji cinta pasangan Anda

Cinta dan kepercayaan sangat membutuhkan bukti nyata, bukan sekedar kata-kata.

Di atas adalah benar. Namun, jika Anda terus-menerus menguji cinta pasangan Anda untuk menjawab kecemasan Anda, maka lama kelamaan hubungan tersebut bisa hancur.

(yang/asr)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  Pasien cacar monyet Thailand lolos dan ditangkap di Kamboja