Orang Tua Perlu Perhatikan Winning Window Period pada Anak, Apa Itu?

Jakarta, sonaysurucukursu

Biasanya induk ditekankan untuk memperhatikan masa keemasan atau golden period anak. Padahal, ada periode jendela kemenangan yang tak kalah pentingnya.

Sistem kekebalan Anak-anak tidak sepenuhnya berkembang sampai usia delapan tahun. Ini disebut periode jendela kemenangan.

Pada periode ini, penting untuk memenuhi kebutuhan anak, terutama dalam mendukung perkembangan sistem kekebalannya.

Jendela kemenangan ini penting. Mengapa itu penting? Anak yang sehat akan memiliki kemampuan motorik halus, kognitif yang lebih baik daripada anak yang sering sakit. Jika mereka tumbuh dan berkembang secara optimal, mereka akan menjadi generasi cerdas, generasi emas, pemenang,” kata Margareta Komalasari, dokter anak, dalam konferensi pers virtual dengan Nutrilon Royal, beberapa waktu lalu.

Daya tahan merupakan faktor penting untuk mendukung perkembangan si kecil. Sebuah penelitian menemukan bahwa anak dengan daya tahan yang baik akan memiliki kemampuan motorik halus 26 persen lebih baik dibandingkan anak yang sering sakit. Tidak hanya itu, anak-anak juga memiliki skor kognitif 3 poin lebih tinggi.

Mengapa sistem imun anak berhubungan dengan perkembangan motorik dan kognitif?

Bila daya tahannya baik maka anak sehat, aktif, banyak bermain, terstimulasi sehingga perkembangan motorik dan kognitifnya baik. Perkembangan motorik meliputi motorik kasar (merangkak, duduk, berjalan, melompat) dan motorik halus (menggambar, menulis, memotong dan lain-lain).

Kemudian, perkembangan kognitif mencakup semua aktivitas mental sehingga anak mampu menghubungkan, juga menilai suatu peristiwa.

Jika anak mudah sakit, perkembangan motorik dan kognitifnya terganggu. Dokter yang akrab disapa Ata ini mengatakan, gangguan motorik dan kognitif pada anak bisa berdampak sebagai berikut.

Perkembangan motorik yang terganggu akan berdampak sonaysurucukursu lain:

Baca Juga :  Siapa yang Rentan terhadap Cacar Monyet?

– minat belajar menurun;
– malas menulis;
– mempengaruhi kepribadian, misalnya mudah cemas, mudah ragu.




Ilustrasi. Periode jendela kemenangan Ini adalah waktu ketika anak-anak mengembangkan sistem kekebalan yang kuat. (iStockphoto/SDI Productions)

Perkembangan kognitif yang terganggu akan berdampak sonaysurucukursu lain:

– mempengaruhi konsentrasi;
– kesulitan fokus;
– menyulitkan anak untuk belajar dengan baik.

Ata mengatakan, orang tua perlu memberikan dukungan nutrisi untuk menjaga daya tahan, perkembangan motorik dan kognitif anak. Nutrisi yang dibutuhkan anak sonaysurucukursu lain:

1. FOS atau frukto-oligosakarida yang secara alami terdapat pada tumbuhan
2. SANG atau galakto-oligosakarida yang secara alami ditemukan dalam susu
3. Asam lemak omega 3
4. Asam lemak omega 6
5. DHA atau asam dokosaheksanoat yang merupakan jenis asam lemak omega 3

Ata mengatakan FOS dan GOS bisa didapatkan dari serat, terutama sayuran, seafood, dan susu. Sedangkan omega 3 dan omega 6 didapat dari susu, ikan, telur, daging, dan ayam.

(the/asr)

[Gambas:Video CNN]