Mengenal Istana Bendungan, Saksi Diam Pengakuan Kedaulatan Indonesia dari Belanda

Jakarta, sonaysurucukursu

Istana Dam atau Palesi op de Dam yang terletak di Amsterdam, Belandamenjadi saksi bisu penyerahan atau pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda pada 27 Desember 1949.

Saat itu, Ratu Belanda, Juliana menghadiri pengakuan kedaulatan. Sementara itu, Indonesia yang dulu dikenal dengan Negara Republik Indonesia Serikat atau RIS, diwakili oleh Mohammad Hatta sebagai Perdana Menteri.

Kini, Istana Bendungan menjadi salah satu destinasi wisata di Belanda. Bangunan ini dianggap bersejarah dan menjadi kebanggaan warga Amsterdam.

Sebagaimana dilaporkan Tripadvisor, usia keraton diketahui lebih dari tiga abad. Pada awal pembangunannya, gedung ini berfungsi sebagai Balai Kota.

Namun ketika Raja Louis memerintah pada tahun 1808, bangunan tersebut diubah menjadi istana hingga sekarang. Lokasi istana berada di area Dam Square di jantung kota Amsterdam, Belanda.

Kawasan Dam Square merupakan salah satu tempat wisata yang sering dikunjungi wisatawan. Meski sudah berusia ratusan tahun, Istana Bendungan masih mempertahankan keaslian dan kemegahannya.

Dam Palace identik dengan bangunan khas Eropa dengan pintu dan jendela yang tinggi, ditambah warna gelap pada dindingnya. Di bangunan utama, ada dua sayap di timur dan barat.

Jika sang ratu sedang tidak berada di istana, wisatawan bisa berjalan-jalan keliling istana dan melihat dari dekat ruangan-ruangan di dalamnya.

Bagi Anda yang tertarik dengan sejarah dan arsitektur kuno, mengunjungi Istana Dam bisa menjadi pilihan destinasi wisata saat Anda berkunjung Belanda.

(wow/wow)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  Menjadi Merah dan Basah di Festival Perang Tomat Spanyol