Ingin pergi ke luar negeri? Catatan 4 Cara Mudah Membuat e-Paspor

Jakarta, sonaysurucukursu

Minat manufaktur e-paspor atau paspor elektronik sangat tinggi di Indonesia. Hal itu diungkapkan Dirjen Imigrasi melalui situs resminya.

“Tingginya minat masyarakat terhadap paspor elektronik (E-Passport) semakin terlihat dari banyaknya ketersediaan di berbagai kantor keimigrasian hingga pertanyaan di saluran layanan informasi Keimigrasian,” kata Sub Koordinator Humas Ditjen Imigrasi, Achmad Nur Saleh.

Di Indonesia, paspor dibagi menjadi dua jenis, yaitu paspor konvensional (paspor biasa) dan paspor biometrik (e-Passport). Bedanya, e-paspor memiliki chip di sampul depan dan berisi sidik jari Anda dan bentuk wajah Anda dapat dikenali melalui pemindaian.

Namun, paspor biasa dan e-paspor sama-sama merupakan identitas yang sah. Namun, e-Passport memang memiliki beberapa keunggulan, seperti paspor yang sulit dipalsukan, akses persetujuan visa yang mudah, dan data yang lebih akurat dan lengkap.

Nah, bagi Anda yang tidak ingin ke luar negeri dan tidak memiliki paspor, membuat e-Passport bisa menjadi pilihan. Cara membuatnya pun tidak sulit.




Ilustrasi pembuatan paspor di Kantor Imigrasi. (Foto: sonaysurucukursu/Bisma Septalismaa)

Berikut cara mudah membuat e-Passport.

1. Daftar Online

– Pendaftaran pembuatan e-Passport dilakukan secara online. Anda dapat mengunduh aplikasi Layanan Paspor Online dari smartphone Anda, atau dengan mengunjungi halaman queue.imigration.go.id.
– Pilih Kantor Imigrasi tujuan dan pilih Tanggal dan Waktu datang ke kantor imigrasi yang telah Anda pilih secara online.
– Jangan lupa simpan barcode antrian untuk ditunjukkan ke petugas saat datang ke Kantor Imigrasi.

2. Pergi ke Kantor Imigrasi

– Datanglah ke Kantor Imigrasi tujuan Anda sesuai dengan tanggal dan waktu yang telah ditentukan.
– Bawa dokumen persyaratan (asli dan fotocopy) dengan lengkap
– Siapkan barcode untuk dipindai oleh petugas
– Tunggu nomor antrian Anda dipanggil, kemudian Anda akan diwawancarai dan difoto. Jangan memakai baju putih, karena background pas foto berwarna putih.
– Setelah wawancara dan foto-foto, Anda akan diberikan Bukti Pembayaran untuk pembayaran selanjutnya sesuai dengan ketentuan yang tertera di kertas.
– Untuk pembayaran e-pasporAnda bisa melakukannya melalui bank, baik itu dari teller, ATM, atau e-banking.

3. Proses Pembuatan Paspor

– Setelah melakukan pembayaran, Anda tinggal menunggu proses pembuatan e-paspor Anda. Waktu pembuatan e-paspor ini biasanya memakan waktu 4 sampai 10 hari kerja.

4. Pengambilan e-Paspor

– Saat pengambilan e-paspor yang sudah jadi, jangan lupa untuk membawa e-KTP, Bukti Pembayaran, dan Kwitansi Permohonan Paspor
– Ambil nomor antrian, dan bersiaplah untuk menerima e-paspor Anda
– Pengambilan E-Passport dapat diwakilkan selama yang mengambil masih satu Kartu Keluarga (KK) dan jangan lupa membawa KK asli. Jika diwakili oleh orang lain, sertakan surat kuasa

Biaya Pembuatan E-Paspor dan Cara Pembayaran

– 24 halaman : Rp 350 ribu
– 24 halaman pengganti paspor yang hilang masih berlaku : Rp 800 ribu
– Paspor pengganti yang rusak sebanyak 24 halaman masih berlaku : Rp 350 ribu
– Paspor pengganti yang hilang/rusak sebanyak 24 halaman yang masih berlaku karena bencana alam : Rp 350 ribu
– 48 halaman : Rp 600 ribu
– 48 halaman pengganti paspor yang hilang masih berlaku: Rp 1,2 juta
– Paspor pengganti hilang/rusak sebanyak 48 halaman yang masih berlaku karena bencana alam : Rp 600 ribu
– Layanan menggunakan teknologi sistem penerbitan paspor berbasis biometrik khusus untuk e-Passport: Rp 55 ribu

(wow/wow)

[Gambas:Video CNN]



Baca Juga :  Sebelum menikah, Putri Diana dan Pangeran Charles hanya bertemu 13 kali