Legenda Danau Tolire, Kisah Sedih Ayah dan Anak

Jakarta, sonaysurucukursu

Tak hanya keindahannya, Danau Tolire di Pulau Ternate, Maluku Utara pun mampu menarik minat wisatawan berkat cerita turun temurun atau legenda Danau Tolire.

Dikatakan bahwa sebuah desa mengadakan upacara persembahan. Upacara begitu meriah dengan warna-warni pakaian, musik, dan tarian serta lengkap dengan tuak dan arak.

Kepala desa mengingatkan warga untuk menjaga diri dan menghindari pelanggaran yang bisa membuat para dewa marah. Namun, tuak dan arak berhasil menguasai mereka. Kepala desa menghilang bersama putrinya.

Dia tidak menyadari bahwa putrinya sendiri dibawa. Pesta selesai, orang-orang tertidur lelap. Kemudian saat fajar menyingsing, seorang ibu yang hendak menyusui anaknya mendengar kokok ayam jantan yang tidak biasa.

“Tolire gam jaha, tolire gam jaha, tolire gam jaha..!”

Dalam bahasa daerah artinya:

“Tolire dilanda bencana tolire akan tenggelam!”

Kokok ayam terdengar tiga kali.

Hubungan terlarang sonaysurucukursu ayah dan anak juga diketahui penduduk desa. Ayah dan kepala desa yang dihormati ini kemudian diusir dari desa bersama putrinya.

Sebelum berangkat, terjadi gempa bumi yang dahsyat. Sebagian warga meyakini ini adalah azab dari Yang Maha Kuasa akibat perbuatan asusila ayah dan anak tersebut. Desa itu terkoyak sampai retakan muncul di tanah dan kemudian muncul air.

Air merendam seluruh desa dan penduduknya. Desa itu menjadi sebuah danau raksasa yang dikenal dengan Danau Tolire Besar.

Putri kepala desa itu berhasil melarikan diri sebelum tenggelam juga. Ia berniat pergi ke laut. Sebelum dia berlayar, tanah yang dia injak retak dan menyebabkan air menjadi genangan air. Dia tenggelam dan genangan air ini dikenal sebagai Danau Tolire Kecil.

Baca Juga :  Resep Sahur Mudah: Omelet Sayur

Kutukan tidak berhenti di situ. Penduduk desa terkena kutukan menjadi buaya putih yang menjaga Danau Tolire yang besar.

Kisah ini memang sudah menjadi legenda di Danau Tolire. Namun warga mengaku, banyak wisatawan dan warga sekitar melihat buaya putih di danau tersebut.

Terlepas dari legenda, danau seluas 5 hektar dan 50 meter ini adalah tempat yang sempurna untuk menikmati keindahan alam Ternate. Bersantai di Danau Tolire semakin asyik ditemani pisang goreng dan air kelapa muda.

(yang/asr)

[Gambas:Video CNN]