Hindari 7 Makanan Ini Agar Ginjal Anda Tidak Rusak

Jakarta, sonaysurucukursu

Manusia punya pasangan ginjal pada tubuhnya. Keduanya harus dijaga dengan baik agar fungsi ginjal bisa tetap optimal.

Salah satu cara untuk melindunginya adalah dengan menghindari makanan yang merusak ginjal, terutama yang mengandung garam kelebihan.

Ketika ginjal rusak, kesehatan tubuh secara keseluruhan akan terpengaruh. Padahal, hal terburuk yang bisa terjadi adalah komplikasi yang berujung pada kematian.

Makanan yang merusak ginjal

Ada beberapa makanan yang harus Anda hindari agar fungsi ginjal tetap optimal. Ingat, asupan natrium harian Anda tidak boleh berlebihan.

Sebagian besar makanan yang merusak ginjal mengandung banyak garam. Jika tidak bisa menghindarinya, setidaknya kurangi asupan makanan tersebut agar tubuh tetap sehat. Ini daftarnya, luncurkan saluran kesehatan.

1. Daging olahan

Daging olahan sering dikaitkan dengan penyakit kronis dan umumnya dianggap tidak sehat karena bahan pengawet yang dikandungnya.

Daging olahan adalah daging yang telah diasinkan, dikeringkan, diawetkan, atau diawetkan. Beberapa contoh termasuk hot dog, bacon, pepperoni, dendeng, dan sosis.

Daging olahan biasanya mengandung banyak garam, yang sebagian besar digunakan untuk meningkatkan dan mempertahankan rasa.

2. Makanan dalam kemasan, instan dan siap pakai




Ilustrasi. Mie instan merupakan salah satu makanan yang merusak ginjal. (ihatemyselfq/Pixabay)

Makanan kemasan, instan, dan siap saji biasanya paling banyak diproses dan mengandung natrium paling banyak. Contohnya termasuk pizza beku hingga mie instan.

3. Keripik

Jajanan cepat saji seperti keripik cenderung kurang gizi dan relatif tinggi garam.

4. Makanan kaleng

Sebagian besar makanan kaleng mengandung natrium dalam jumlah tinggi, karena garam ditambahkan sebagai pengawet. Orang dengan penyakit ginjal sering dianjurkan untuk menghindari atau membatasi konsumsinya.

5. Roti gandum

Roti gandum bisa menjadi pilihan yang lebih bergizi, sebagian besar karena kandungan seratnya yang lebih tinggi. Namun, roti putih biasanya direkomendasikan daripada varietas gandum utuh untuk individu dengan penyakit ginjal.

Ini karena kandungan fosfor dan kaliumnya. Semakin banyak dedak dan biji-bijian dalam roti, semakin tinggi kandungan fosfor dan kaliumnya.

6. Produk susu




Ilustrasi keju parmesanIlustrasi. Keju, salah satu makanan yang semakin merusak ginjal. (Pixabay/kakuko)

Produk susu kaya akan berbagai vitamin dan nutrisi. Mereka juga merupakan sumber alami fosfor, kalium, dan sumber protein yang baik.

Misalnya, 1 cangkir susu murni menyediakan 222 mg fosfor dan 349 mg kalium. Namun, mengonsumsi terlalu banyak susu, bersama dengan makanan kaya fosfor lainnya, dapat mengganggu kesehatan tulang pada mereka yang menderita penyakit ginjal.

Alternatif susu seperti susu beras dan susu almond jauh lebih rendah kalium, fosfor dan protein daripada susu sapi. Ini menjadikannya pengganti yang baik untuk susu saat menjalani diet ginjal.

7. Pisang dan alpukat

Anda mungkin mengira semua jenis buah itu sehat dan bisa dikonsumsi. Bahkan oleh orang yang memiliki masalah ginjal.

Padahal, alpukat dan pisang harus dikurangi jika Anda memiliki masalah ginjal.

(tst/asr)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  Bisakah Seseorang Mengalami Alergi Olahraga?