Hal yang Harus Dilakukan Orang Tua Saat Anak Menelan Benda Asing

Jakarta, sonaysurucukursu

Menelan benda asing secara tidak sengaja sering terjadi pada anak-anak. Benda asing atau dalam istilah medisnya Corpus Alienum yang paling sering ditelan oleh anak-anak adalah koin, mainan, magnet, dan baterai. Sedangkan pada orang dewasa, benda asing yang tertelan biasanya terjadi saat makan, seperti tulang dan bongkahan daging.

Sekitar 80-90 persen benda asing yang tertelan akan keluar dengan sendirinya melalui saluran cerna dan pada beberapa kasus memerlukan pembedahan. Namun, beberapa benda asing menjadi berbahaya jika menghalangi saluran yang lebih kecil, seperti kerongkongan, terutama pada anak-anak.

Atau jika benda tersebut tajam dapat menyebabkan luka dan pendarahan. Jadi, penting bagi orang tua untuk mengetahui kapan harus segera mencari bantuan medis.

Rumah Sakit Mayapada Kuningan diketahui pernah merawat pasien balita berusia 4 tahun 10 bulan menelan uang logam 1.000 rupiah. Karena ukuran koin yang besar dan sudah lebih dari empat jam, belum ada tanda-tanda koin tersebut berhasil dikeluarkan melalui BAB.

dr.dr. Eva Jeumpa Soelaeman, Sp.A(K), Konsultan Anak Hati dan Gastroenterohepatologi (Gastroenterohepatologi) RS Mayapada Kuningan mengambil tindakan mengeluarkan koin dengan melakukan endoskopi saluran cerna bagian atas.

Tindakan tersebut dilakukan bekerja sama dengan Dokter Spesialis Anestesi Anak, sehingga selama endoskopi anak berada dalam kondisi tidur yang tenang. Endoskopi ini adalah prosedur medis yang melibatkan memasukkan instrumen berbentuk tabung yang dilengkapi dengan kamera dan senter di ujungnya, untuk melihat organ dalam.

Selain untuk keperluan pemeriksaan (diagnostik), dokter juga dapat melakukan berbagai tindakan lain melalui endoskopi, salah satunya adalah pengangkatan benda asing. Proses pengeluaran koin terbilang cepat. Setelah dibius, butuh waktu sekitar 15 menit untuk memproses, koin bisa dikeluarkan. Semua prosedur pasien sepenuhnya ditanggung oleh asuransi Prudential.

Baca Juga :  Bedah Laparoskopi Teknologi Terbaru: Apa Manfaatnya Bagi Pasien?

Dr Nuraini Irma Susanti, Sp.A(K), Konsultan Pediatrik Hati dan Gastroenterohepatologi (Gastroenterohepatologi) RS Mayapada Jakarta Selatan menambahkan bahwa endoskopi sendiri sebenarnya cepat dilakukan, namun kita harus mempersiapkan pasien dalam hal ini anak-anak atau balita agar mereka jangan trauma.

“Ini juga memudahkan dokter untuk melakukan prosedur,” katanya.

Berikut adalah hal-hal yang harus dilakukan ketika anak Anda menelan benda asing:

1. Cari tahu benda asing apa yang mungkin ditelan anak
Beberapa benda asing seperti koin, magnet, baterai, atau benda tajam berpotensi menyebabkan kondisi darurat karena penyumbatan atau cedera pada organ dalam.

2. Periksa kondisi anak jika mengalami gejala akut

Pada umumnya orang tua akan mulai khawatir ketika anaknya menelan benda asing dan anak tiba-tiba menunjukkan gejala. Seperti batuk, muntah atau air liur yang banyak, atau anak mengeluh sakit perut dan tidak mau makan. Cari pertolongan medis segera jika anak Anda memiliki gejala akut.

3. Memberikan informasi kepada dokter

Beritahu dokter bagaimana kondisi anak dan gejala yang Anda amati. Lebih baik lagi jika Anda bisa mengetahui kemungkinan benda apa yang ditelan.

(osc)