Apa yang dimaksud dengan Asmaul Husna dan Basmalah?

Jakarta, sonaysurucukursu

Pasukan Basmalah dan Asmaul Husna Polda Metro Jaya dikerahkan untuk mengamankan aksi demo di Patung Kuda tersebut. Demonstrasi dilakukan untuk memprotes kenaikan harga BBM yang dinilai memberatkan masyarakat.

Pasukan itu sebenarnya berasal dari anggota polisi. Hanya saja penampilan mereka berbeda, yakni mengenakan peci putih hingga sorban yang dikalungkan di leher. Jadi mengapa nama Asmaul Husna dan Basmalah harus digunakan?

Memahami asmaul husna dan basmalah

Asmaul husna dan basmalah adalah dua istilah yang erat kaitannya dengan umat Islam. Basmalah atau bismillah adalah ucapan yang diucapkan umat Islam ketika memulai sesuatu, misalnya shalat lima waktu.

Basmalah singkatan dari bismi-llāhi ar-raḥmāni ar-raḥīmi artinya dengan menyebut nama Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

Sedangkan Asmaul Husna sebagaimana dilansir Nu Online, artinya Nama-nama Allah SWT. Ada 99 nama Allah SWT yang bisa diucapkan saat melantunkan doa.

Saat berdoa dan memohon ampunan dan syafaat dari Allah SWT, dianjurkan untuk menyebut satu atau sebanyak mungkin nama dari 99 nama Allah SWT.

Misalnya, ketika berdoa untuk kemudahan rezeki, dianjurkan untuk membaca dzikir ar-Razzâq (الرَّزَّاق). Agar diampuni, dianjurkan untuk lebih banyak membaca pengucapan at-Tawwâb (التَّوَّاب).

Allah SWT berfirman:

Dan kepunyaan Allah-lah Nama-nama Yang Paling Indah, maka serukanlah nama-nama itu kepada-Nya. Dan tinggalkan mereka yang ateis dengan Nama-nama Tuhan yang sama.

Itu berarti:

“Dan Allah memiliki Asmaul Husna (nama-nama yang terbaik), maka berdoalah kepada-Nya dengan mengucapkan Asmaul Husna, dan tinggalkanlah orang-orang yang salah mengartikan nama-nama-Nya. Mereka akan diberi balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.” QS. Al-A’raf: 180).

Baca Juga :  Transaksi Kripto di Mata Islam

Itulah arti dari makna Asmaul Husna dan Basmalah yang namanya saat ini digunakan sebagai nama pasukan oleh Polda Metro Jaya.

(tst/ch)

[Gambas:Video CNN]