7 Ciri Kolesterol Tinggi yang Rentan Dirasakan Anak Muda

Jakarta, sonaysurucukursu

Kolesterol tinggi bisa dialami oleh siapa saja dari segala usia, termasuk anak muda. Fitur karakteristik kolesterol Apa yang dirasakan anak muda umumnya tidak jauh berbeda dengan yang dialami oleh orang dewasa.

Kadar kolesterol tinggi dalam darah tidak bisa diabaikan. Karena, disana penyakit kronis yang bisa mengintai akibat kolesterol tinggi, seperti penyakit jantung dan stroke.

Untuk mengetahui seberapa besar Anda berisiko terkena kolesterol, disarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu.

Meluncurkan mayoklinikPada tahap awal pengujian kolesterol, termasuk tes darah atau profil lipid, yang dapat dilakukan di rumah sakit.

Hasil tes darah akan mengukur jumlah zat lemak dalam darah, termasuk kolesterol dan trigliserida, apakah kadarnya normal atau tinggi.

Kadar kolesterol total yang dianggap sehat, jumlahnya harus kurang dari 170 mg/dL. Di atas 170 mg/dL berarti kolesterol tinggi.

Jika dirinci satu per satu, kadar kolesterol yang sehat memiliki kadar HDL lebih dari 45 mg/dL, sedangkan kadar LDL kurang dari 100 mg/dL.

Penyebab Kolesterol Tinggi

Tingginya kadar kolesterol pada remaja termasuk remaja bersifat multifaktorial. Artinya penyebabnya bisa bermacam-macam, sebagai berikut.

  • Genetik atau memiliki garis keturunan dari keluarga yang berisiko tinggi kolesterol.
  • Obesitas atau kelebihan berat badan.
  • Menjalani pola makan yang tidak sehat dan banyak mengonsumsi lemak.
  • Memiliki penyakit penyerta seperti diabetes, penyakit ginjal, atau penyakit tiroid tertentu.

Ciri-ciri Kolesterol Tinggi




Ilustrasi. Ciri-ciri kolesterol tinggi di usia muda (Foto: iStockphoto/kaarsten)

Ciri-ciri kolesterol tinggi di usia muda sebenarnya tidak spesifik karena harus melalui pemeriksaan medis terlebih dahulu agar lebih akurat.

Namun, biasanya ada beberapa ciri tidak biasa yang dirasakan tubuh saat kadar kolesterol naik sehingga hal ini harus diwaspadai.

1. Xanthoma

Xanthoma adalah penumpukan lemak di bawah kulit. Biasanya ditandai benjolan kekuningan, tapi tidak nyeri tapi gatal.

Pada orang yang memiliki kolesterol tinggi, xanthomas dapat muncul pada siku, lutut, kaki, tangan, atau bokong.

2. Sering kram di malam hari

Kram di malam hari memang bisa terjadi karena posisi tidur yang salah. Namun, pada penderita kolesterol tinggi, kram akan terasa nyeri di daerah tumit, telapak kaki, dan jari kaki.

Untuk mengatasi kram ini, Anda bisa meluruskan kaki di atas kasur agar aliran darah lancar. Kemudian pegang telapak kaki dan dorong ke dalam secara perlahan.

3. Kaki terasa dingin

Kondisi kaki yang dingin dapat dipengaruhi oleh suhu ruangan atau cuaca. Namun rasa dingin ini akan berbeda bagi orang dengan kadar kolesterol tinggi.

Biasanya hawa dingin hanya akan terasa di area kaki, karena aliran darah tersumbat sehingga tidak sampai ke kaki sampai ke bawah.

4. Sakit di kaki

Ciri-ciri kolesterol tinggi umumnya muncul rasa sakit di kaki. Jadi, selain merasa kedinginan, penderita juga bisa merasakan nyeri yang tidak biasa seperti pegal-pegal.

Selain nyeri dan dingin, kaki juga bisa terasa seperti ada sensasi terbakar. Kemudian diikuti dengan rasa sakit tertentu di paha atau bokong.

5. Nyeri dada




Tembakan jarak dekat dari seorang pengusaha wanita tak dikenal memegang dadanya kesakitanIlustrasi. Salah satu ciri kolesterol tinggi adalah nyeri dada (Foto: Istockphoto/PeopleImages)

Jika Anda merasakan nyeri dada yang terasa tersiksa, Anda patut curiga dengan peningkatan kolesterol tinggi.

Alasannya karena kolesterol tinggi dapat menyumbat aliran darah sehingga menyebabkan masalah kardiovaskular. Nyeri dada merupakan gejala serangan jantung.

6. Perubahan warna kulit

Saat kolesterol naik, aliran darah menurun dan bisa mengubah warna kulit. Perubahan ini terjadi karena sel darah tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, karena suplai darah berkurang.

Cobalah menempatkan kaki Anda lebih tinggi dari dada Anda, maka kuku kaki Anda akan terlihat lebih pucat. Kemudian saat kaki bertumpu di atas meja, warnanya terlihat agak keunguan atau kebiruan.

7. Kehilangan keseimbangan

Kehilangan keseimbangan adalah salah satu ciri dari kolesterol tinggi yang parah. Kondisi ini termasuk gejala stroke.

Selain kehilangan keseimbangan, penderita kesulitan menggerakkan mulutnya, serta tangan dan kaki terasa lemas.

Cara Mengatasi Kolesterol Tinggi

Ketika Anda mengetahui bahwa kadar kolesterol dalam tubuh Anda tinggi, cara untuk mengatasinya adalah dengan segera ke dokter, dan menerapkan pola hidup sehat sebagai berikut.

  • Minum obat kolesterol sesuai resep dokter secara rutin.
  • Makanlah makanan yang tinggi nutrisi, seperti buah-buahan, sayuran hijau, lemak sehat dari ikan, atau makanan yang mengandung protein nabati.
  • Hindari segala bentuk makanan dan minuman yang tinggi lemak jenuh, gula, dan lemak trans. Misalnya gorengan, jeroan, daging berlemak, makanan olahan, dan kue manis.
  • Aktif berolahraga setiap hari, minimal 3-4 kali seminggu.
  • Menjalankan pola makan sehat seimbang sesuai saran ahli.
  • Minum banyak air.
  • Pemeriksaan kesehatan rutin, termasuk pemeriksaan kolesterol ke dokter, agar lebih terkendali.

Jika Anda merasakan beberapa ciri kolesterol seperti di atas, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

(avd/fef)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  9 Penyebab Kulit Berjerawat, Perubahan Hormonal Hingga Stres