5 Syarat Wajib Haji dalam Islam

Jakarta, sonaysurucukursu

Haji memiliki serangkaian persyaratan yang harus dipenuhi sesuai dengan tingkat afdalnya dalam Islam.

Istilah wajib haji ini memiliki banyak versi menurut pendapat para ulama. Namun poin-poin di dalamnya hampir sama, meski ada perbedaan dalam penyampaiannya.

Kondisi ini menentukan wajib tidaknya seorang muslim menunaikan ibadah haji.

Syarat Ibadah Haji Dalam Al-Qur’an

Berdasarkan keterangan Al-Qur’an dan hadits, syarat haji wajib ini terdiri dari tujuh hal.

Dan syarat-syarat haji ada tujuh: Islam, baligh, akal, kebebasan, adanya keberangkatan dan rizki, pembersihan jalan dan kemungkinan berjalan.

Artinya: “Ada tujuh syarat wajib haji, yaitu Islam, balig, akal, kemandirian, ada kendaraan dan perbekalan, keselamatan di jalan, dan kondisi yang memungkinkan perjalanan haji,” (Taqrib tentang Kifayatul Akhyar, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyah: 2001 M/1442 H]hal 177).

Syarat haji menurut ulama

Sedangkan menurut Sayyid Utsman bin Yahya dalam Manasik Haji dan Umrah, ada enam syarat wajib haji. Jika seorang Muslim memenuhi persyaratan ini, ia tunduk pada kewajiban haji.

“Syarat haji (yakni) Islam, balig, aqil, merdeka, masuk waktu haji, dan mengetahui amalan haji,” (Sayyid Utsman bin Yahya, Manasik Haji dan Umrah,[Jakarta, Alaydrus:tanpa tahun]hal 15).

Syarat Wajib Haji




Syarat utama haji wajib yang harus dipenuhi. (Foto AP)

Berdasarkan dua pendapat di atas, disimpulkan bahwa syarat utama haji yang sesuai dengan persyaratan hukum terdiri dari lima dan lima poin masih satu makna seperti dalam Al-Qur’an. Jika syarat haji wajib ini tidak terpenuhi, maka kewajiban itu gugur.

1. Islam

Haji termasuk dalam rukun Islam yang kelima dan hukumnya wajib bagi mereka yang mampu.

Bahkan jika seorang non-Muslim melakukan ritual haji lengkap, itu tidak akan dianggap sebagai ibadah yang sah.

2. Ikan

Orang yang wajib menunaikan haji harus sudah dewasa atau telah mencapai kedewasaan.

Jika orang tersebut belum dewasa tetapi sudah melakukan haji, maka haji tersebut masih dianggap sah tetapi tidak memenuhi syarat sahnya haji wajib.

3. Masuk akal

Syarat wajib haji berikutnya adalah akal. Yang dimaksud di sini adalah sehat jasmani dan rohani.

Sedangkan orang yang kondisinya hilang ingatan, gila, gila, maka tidak wajib haji.

4. Merdeka

Kondisi kemerdekaan ini harus dipahami terlebih dahulu. Merdeka berarti bebas dalam keadaan agar tidak terikat oleh sesuatu atau penjajahan.

Meski perbudakan sudah tidak berlaku lagi saat ini, haji tetap tidak wajib bagi budak atau hamba yang beragama Islam.

5. Mampu (Istitha’ah)

Untuk syarat-syarat wajib haji berikut ini yaitu mampu, berarti memiliki biaya haji sampai pulang, maka tersedia kendaraan yang memadai untuk digunakan haji.

Aman dalam berhaji, terutama wanita harus memiliki mahram atau pergi dengan wanita lain yang dipercaya, dan memiliki pengetahuan tentang aturan haji.




Spanduk gif Allo Bank

(avd/fef)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  Lelang Mantan Pacar Elon Musk Bertemu 'Topeng' Gala untuk Donasi Ukraina