3 Syarat Orang yang Bisa Idul Adha

Jakarta, sonaysurucukursu

Idul Adha juga dikenal sebagai Hari Raya Kurban. Karena ketika hari raya idul fitri Umat ​​Islam juga memperingati kesediaan Nabi Ibrahim yang rela mengorbankan putranya, Ismail, sebagai bentuk ketaatan kepada Tuhan Yang Maha Esa, meski akhirnya Tuhan menggantikan Ismail dengan seekor domba.

Untuk itu, Allah memerintahkan umat Islam untuk berkurban saat Idul Adha. Namun, ada syarat untuk kurban Idul Adha yang perlu diperhatikan.

Artinya, tidak semua umat Islam tunduk pada kewajiban berkurban. Hukum Islam menyatakan bahwa ada tiga syarat bagi seseorang untuk dapat menunaikan Idul Adha, yaitu seorang Muslim, orang yang mampu, dan telah mencapai pubertas.

Menurut hukum Islam, tidak ada persyaratan untuk berkurban berdasarkan jenis kelamin, seperti laki-laki atau perempuan. Dalam rumah tangga, suami atau istri boleh berkurban atas nama satu hewan kurban untuk satu keluarga.

Bisa juga berkorban untuk satu nama saja. Jika ada anggota keluarga yang meninggal, keluarga yang masih hidup juga dapat menggunakan hewan kurban atas nama anggota yang meninggal.

Adapun pelaksanaannya hanya diperbolehkan pada empat hari yaitu tanggal 10 sampai dengan tanggal 13 bulan Zulhijjah. Artinya, kurban hanya boleh dilakukan pada hari-H Idul Adha sampai tiga hari setelahnya.

Keutamaan kurban adalah mendapatkan kebaikan sebanyak bulu hewan kurban.

Persyaratan bagi yang melaksanakan Idul Adha




Ada syarat-syarat agar masyarakat bisa melaksanakan Idul Adha yang perlu diperhatikan. (sonaysurucukursu/Andry Novelino)

Berikut penjelasan syarat-syarat kurban Idul Adha.

1. Muslim

Yang berkurban harus muslim. Sedangkan non muslim tidak ada kewajiban untuk berkurban.

Yang tidak kalah pentingnya adalah seorang muslim yang berkurban harus membaca niatnya. Niat berkorban harus karena Allah SWT. Bacaan niat berqurban Idul Adha dapat dibaca dalam hati menggunakan bahasa Indonesia, sebagai berikut.

“Aku niat berkurban karena Allah Ta’alaa.”

2. Mampu

Perintah berqurban dianjurkan bagi umat Islam yang mampu secara finansial untuk membeli hewan untuk kurban. Umat ​​Islam dianggap mampu ketika telah menyelesaikan nafkah untuk keluarganya.

Sedangkan bagi yang tidak mampu, tidak apa-apa jika tidak berkorban. Atau jika Anda tidak mampu membelinya sendiri, Anda bisa berkorban secara kolektif.

3. Balig dan cerdas

Kurban dilakukan oleh orang Islam yang cukup umur atau baligh dan berakal, sedangkan anak-anak atau yang belum dewasa tidak dikenakan kurban.

Syarat Hewan Kurban

Hewan yang dapat dikorbankan adalah unta, sapi, dan kambing. Syarat atau kriteria hewan kurban adalah harus sehat, tidak cacat atau sakit, dan cukup umur dewasa yaitu kambing 1 tahun atau lebih, sapi minimal 2 tahun, dan sapi 5-6 tahun. unta.

Jika seekor kambing dikorbankan, maka hanya diperbolehkan satu nama pribadi atau satu nama keluarga. Kalau sapi, maksimal tujuh nama pribadi atau keluarga.

Syarat Pembagian Daging Kurban

Perlu diingat, pembagian daging kurban tidak boleh dilakukan sembarangan dan harus sesuai aturan. Adapun syarat pembagian daging kurban dibagikan menurut golongan penerimanya, yaitu 1/3 bagian untuk fakir miskin, 1/3 bagian untuk tetangga, dan 1/3 bagian untuk yang menunaikan kurban atau disebut shohibul qurban. .

Meskipun orang yang berkurban berhak menerima daging kurban, namun diperbolehkan semua dagingnya disumbangkan kepada orang lain yang membutuhkan. Sebab, tujuan berkurban bukan hanya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga untuk bersedekah dan berbagi dengan yang kurang mampu.

Kemudian, orang yang berqurban tidak boleh memberikan daging kurbannya kepada tetangganya dalam bentuk olahan atau dimasak. Pasalnya, daging harus diberikan dalam kondisi mentah.

Yang juga perlu diingat adalah bahwa semua bagian hewan kurban yaitu daging, bulu, tulang, kepala, kulit, dan jeroan dilarang untuk diperdagangkan kepada siapa pun.

Itulah syarat-syarat kurban Idul Adha, syarat hewan kurban, dan syarat pembagian daging kurban. Selamat berkorban!

(uli/fef)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  7 Makanan Penyebab Penyakit Jantung, Olahan Daging hingga Mie Instan