3 Alasan Vaksinasi Covid-19 pada Balita Tidak Bisa Dilakukan di RI

Jakarta, sonaysurucukursu

Vaksinasi Covid-19 untuk anak di bawah enam tahun masih dipelajari. Hal ini dilakukan untuk melindungi anak-anak dari paparan virus korona yang sampai saat ini masih melanda dunia.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Yogi Prawira mengatakan masih sulitnya mendapatkan vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak di Indonesia.

“Di luar negeri memang sedang dipelajari vaksin untuk anak di bawah lima tahun yang menggunakan mRNA. Tapi di Indonesia banyak pertimbangannya,” kata Yogi dalam webinar yang digelar BNPB, Rabu (29/6).

Berikut beberapa pertimbangan mengapa vaksin Covid-19 untuk anak di bawah enam tahun di Indonesia masih belum bisa dilakukan.

1. Imunisasi dulu untuk lansia

Yogi mengatakan bahwa vaksinasi itu penting, termasuk untuk anak-anak. Namun, saat ini pemerintah masih harus memenuhi cakupan vaksinasi Covid-19 untuk kelompok lansia di Indonesia. Jika semua lansia di Indonesia sudah mendapatkan vaksin, maka vaksinasi untuk anak balita bisa dilakukan.

2. Jumlah vaksin harus mencukupi

Tentunya pemerintah juga harus memberikan vaksin sebanyak populasi balita di Indonesia.

“Jangan sampai ada tawuran karena jumlahnya terbatas. Jadi kalau mau vaksin, jumlah vaksin juga harus sesuai dengan jumlah balita,” kata Yogi.

3. Pastikan keamanan untuk anak-anak

Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan. Tentunya uji klinis vaksin untuk anak juga harus benar-benar dilakukan. Jangan sampai terjadi hal-hal yang justru merugikan anak setelah vaksinasi dilakukan.

“Semuanya, izin BPOM, semua uji klinis harus benar, karena anak-anak paling rentan,” kata Yogi.

(tst/asr)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  Selamatkan Diri Anda dari Suhu Panas, Bahkan Tanpa AC