3 Alasan Tidak Ada Wi-Fi Gratis Di Pesawat

Jakarta, sonaysurucukursu

Anda harus terbiasa ketika Anda naik pesawat terbang, tidak bisa berselancar, karena sebagian besar maskapai tidak menyediakan wi-fi gratis. Wi-fi menjadi kemewahan saat Anda berada dalam penerbangan.

Kebijakan penyediaan fasilitas Wifi gratis untuk penumpang pesawat masih jarang. Salah satu maskapai yang menawarkan fasilitas ini adalah JetBlue, yang memulainya pada tahun 2017.

Sebagaimana dilaporkan Perjalanan CN, sebenarnya fasilitas wi-fi bisa disediakan di dalam pesawat, jika pihak maskapai memasang perangkat tersebut di dalam pesawat. Namun, wi-fi di dalam pesawat adalah barang yang mahal, karena ada biaya tambahan yang dibebankan kepada penumpang.

Meski harus mengeluarkan biaya banyak, koneksi wi-fi di pesawat juga tak jarang tidak bagus. Sehingga penyediaan wi-fi seringkali terasa kurang maksimal bagi penumpang yang sudah membayar.

Inilah mengapa wi-fi gratis belum ada di pesawat, seperti dilansir CN Travel.

1. Jika Penumpang Membayar, Jadi Pendapatan Maskapai

Penumpang yang membayar fasilitas wi-fi di dalam pesawat tentunya menjadi sumber pemasukan bagi maskapai penerbangan. Jadi, jika Anda bisa mendapatkan penghasilan, mengapa memberikan yang gratis, itu sangat sederhana.

Beberapa maskapai masih mengenakan biaya tambahan jika penumpang pesawat terbang ingin fasilitas wi-fi. Namun, sebenarnya sejumlah maskapai terus mempertimbangkan untuk menyediakan layanan wi-fi gratis di masa mendatang.

2. Biaya Pasang Wi-Fi di Pesawat Mahal




Ilustrasi penggunaan internet. (Foto: BreakingPic/Pexels)

Memasang wi-fi berkecepatan tinggi di pesawat bukanlah proses yang mudah. Uang yang dikeluarkan maskapai untuk fasilitas wi-fi memang tidak sedikit, apalagi jika menginginkan konektivitas yang baik.

Perusahaan internet satelit di banyak maskapai di Amerika Serikat, Viasat, mengatakan beberapa jenis pesawat bisa dipasang wi-fi saat masih di pabrik. Jadi, saat pesawat beroperasi melayani penumpang, dipasang wi-fi.

3. Parkir Pesawat Beberapa Hari

Maskapai harus menangguhkan layanan selama beberapa hari untuk pemasangan perangkat keras/sistem konektivitas dalam penerbangan, yang digunakan untuk wi-fi.

Vice President Panasonic Avionics Corporation., Jeff Sare, mengatakan pesawat harus memiliki antena satelit, modem jaringan, dan sejumlah titik akses nirkabel di sekitar interior. Semua perangkat keras itu juga harus dijaga, karena risiko kerusakan lebih tinggi dari penggunaan udara.

Untuk memasang semua perangkat di pesawat, butuh beberapa hari. Maskapai itu sendiri berulang kali berpikir untuk memarkir pesawat selama beberapa hari, yang berarti kerugian dan layanan pelanggan terganggu.

(wow/wow)

[Gambas:Video CNN]


Baca Juga :  7 Tempat Wisata Gratis di Jakarta Selatan: Hutan Kota GBK-Rooftop PIM